Archive Of Our Own Beta
2026.01.06 22:44
Tatapan menghunus daging tipis di atas sana. Wonwoo tersadar. Membelalakkan mata lebar-lebar, mendorong kuat tubuh Mingyu yang hanya melepaskan lingkaran tangan dan menyeringai dengan tanduk di kepala dan tatapan reptil yang ingin menghamili. " Itu suara Mingyu dari mikrofon di menara pengawas yang berpencar, menendang kuat seisi dinding. "Itu mungkin bisa menghiburku, karna kalau kukatakan cara terbaik menghiburku adalah dengan melepaskanku-aku tahu kau tidak akan mungkin melakukannya." Suara Wonwoo tenggelam dari posisi telungkup, dengan kepala terbenam. "Bagaimana kalau menceritakan tentang hidupmu, lalu hidupku? "Bagaimana kalau aku adalah si Zi Rui itu? Apa karna ia ingin menegaskan kalau dirinya adalah Zi Rui yang sebenarnya? Apa ia sungguhan Zi Rui. Ia juga mungkin tidak tahu siapa itu Zi Rui. Seharusnya dia sudah mendorong, meninju atau memuntahi Mingyu sekarang juga. "Wah, sekarang kau adalah seorang bidan dengan pasien seekor buaya betina," balas Wonwoo berpura-pura takjub. " Menutup kelopak mata dan tersenyum membayangkan hari di mana sang teman memberikan seekor bayi buaya mungil dengan mata reptil bulat menggemaskan bersinar bak pisau bermata dua dalam kegelapan.
Ia pun menutup kisahnya. Tidak menyisakan satu tetes pun. Aku diperlakukan tidak baik, ibu dan ayahku mengetahuinya tapi mereka hanya menonton. Ibu dan ayahku orang yang keras. "Aku ingin kau kirimkan satu orang untuk memberikan selai kacang di roti pamanku." Pamannya alergi kacang. Meski tak bergigi, elang memanfaatkan paruhnya yang kuat untuk mengoyak mangsanya. Setelah melakukan pemeriksaan pada kesehatan Wonwoo, Dr. Ji menyimpulkan rahimnya sangat kuat tapi tidak dengan fisiknya - Wonwoo menolak mengkonsumsi makanan jenis apapun setelah disetubuhi paksa oleh Mingyu - Dr. Ji menyarankan kepada Mingyu untuk memberikan perhatian yang ekstra kepada sang calon induk anak-anaknya itu. Buaya termasuk salah satu hewan karnivora yang sangat buas, karena Ia memiliki tubuh yang besar, porn kulit yang tebal dan bersisik, rahang yang kuat serta memiliki banyak gigi yang sangat tajam. Ternyata, bukan hanya ular, komodo juga memiliki bisa yang mematikan. Hewan ini biasanya menjadikan mamalia seperti sapi, rusa, dan zebra sebagai mangsanya, singa juga memangsa hewan kecil seperti burung, reptil, dan serangga. Mingyu melemparkan kepala ke belakang, tertawa seperti orang kesetanan.
Bau amis menggerogoti rahang Wonwoo, dia kesal pada aroma darah dari tubuh orang ini - Zi Rui tidak beraroma darah. Namun, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) pada 2009 menyatakan bahwa kandungan merkuri dalam ikan hiu sangatlah tinggi karena dalam tubuh ikan hiu terdapat akumulasi polutan dari hewan-hewan yang dimangsanya. Karna King pun kini takut pada tuannya yang semakin menggila. Atmosfir di dalam ruangan itu yang sudah terasa sesak sejak lama semakin mencekik. Elby. Elby masih kecil saat itu, setengah takut berada dalam gendongannya, dan Wonwoo bisa temukan dadanya berdenyut kesakitan sehingga dia coba tutupi rasa sakit itu dengan telapak tangan yang menekan di sana. Dia menangkap kotak kaca kecil dari lemparan salah satu algojo, memerangkap item baru di dalam sana. Menjatuhkan kepalan tangan ke samping tubuh lantas membangkitkan diri dengan King merayap masuk ke dalam pakaiannya dan menetap di lehernya. "Tapi kau sudah tertangkap, berarti pantatmu sekarang milikku." Menarik tubuh Wonwoo yang masih tenggelam dalam jubah merahnya, mendekat. " Menunjuk Mingyu yang perlahan menurunkan kepala kembali, masih merintih tawa. Dia tidak pernah menceritakan Zi Rui kepada orang lain, Bibi Han mungkin pengecualian tapi ia bukan tipe tukang gosip yang menyebarkan banyak gonggongan ke seluruh blok apartemen sehingga semua telinga mendengar dan kepala tahu.
Pelayan di belakangnya menutupi kepala itu dengan tudung, yang membuat wajah beserta kepala tenggelam. Tubuh Wonwoo bereaksi dengan melompat kecil dari tempat duduknya. Ketimbang melangkahkan satu kaki keluar dari tempat mengerikan ini. Mereka mencabut batu dari atas rumput dan memerangi angin yang menutupi tanah, mereka menendang kaki dan kepalaku saat aku berusia lima tahun. Mereka menyambut kelahiranku seperti batu di atas rumput atau angin di atas tanah-aku bayi yang ceria dan ramah. "Kau masih setipis tulang ikan, tapi tetap liar seperti biasanya. Kebanyakan dari hewan ini berbahaya lho, jadi tetap waspada saat berdekatan dengan mereka. Berpaling dari Mingyu yang menatapnya dengan penasaran. Zi Rui adalah rahasianya, terlebih lagi status Zi Rui yang kemungkinan merupakan salah satu bagian dari Elites membuat dia sangat menutupi keberadaan sang teman masa kecil. Si iblis berdarah itu jelas bagian dari Elites bahkan mungkin menjabat pangkat atau status tertinggi. Warnanya bervariasi dari keperakan dengan bagian bawah oranye hingga hampir sepenuhnya hitam. Bekas cakaran dari kuku-kuku Wonwoo yang tajam melintang di dada hingga bahunya yang terekspos. Dibaliknya tubuh hingga berbaring telentang. Balas memeluk tubuh yang jauh lebih besar darinya. Saling tatap, di mana kegelapan lebih banyak menyelimutinya sementara Mingyu dicium oleh warna merah di mana-mana.